Tips Sederhana Untuk Buat Bioskop di Dalam Rumah

Di zaman serba modern seperti sekarang ini, pilihan untuk menonton film menjadi beragam. Selain melalui bioskop-bioskop konvensional, kini sudah banyak layanan-layanan yang menyediakan berbagai tontonan, baik film atau serial.

Untuk tontonan selain di bioskop konvensional, bisa dilakukan di mana saja. Akan tetapi, banyak orang cenderung tidak memilihnya, karena sensasi menonton tidak bisa seperti saat di bioskop. Guna mengatasi keluhan itu memang perlu sedikit usaha, salah satunya membuat ruangan khusus untuk menonton layaknya di bioskop.

Membuat ruangan mirip bioskop tidak hanya sekadar meletakkan layar atau televisi kemudian ditambah speaker. Ada beberapa teori yang harus dipraktekkan, sehingga aktivitas menonton bisa lebih terasa seperti di gedung bioskop.

Dalam artikel ini, Kita akan menyajikan 5 tips sederhana untuk mengubah ruang tamu atau sebuah ruangan di rumah #AnakEvents menjadi bioskop milik pribadi. cekidot

1. Tentukan Layar Terbaik

Salah satu hal paling utama dalam menonton film adalah layar untuk menonton. Maksud dari layar terbaik ini bukanlah layar termahal, tapi yang sesuai dengan selera dan kebutuhan penonton.

Langkah pertama adalah sesuaikan besar layar dengan besar ruangan, jangan sampai perbandingannya terlalu ekstrem. Misalkan ruangan yang dipakai memiliki luas 5 x 5 meter. Maka untuk ruangan tersebut tidak disarankan memakai layar yang berukuran lebih dari 60 inci.

Selain itu, #AnakEvents disarankan tidak perlu repot-repot memikirkan refresh rate, contrast ratio, atau teori-teori display lainnya yang cenderung akan menyusahkan. Selama tampilan layar masih nyaman di mata #AnakEvents, tentunya film masih bisa dinikmati.

2. Tentukan Perangkat Suara

Salah satu keistimewaan menonton film di gedung bioskop adalah sajian suara yang komprehensif, sehingga timbul efek nyata saat menonton film. Hal ini sebisa mungkin juga dibuat ada di bioskop pribadi #AnakEvents, dan biasanya televisi tidak mampu memunculkannya.

Untuk menciptakan efek suara yang muncul dari berbagai arah, #AnakEvents bisa menggunakan setidaknya 5 speaker yang diletakkan di tempat yang berbeda-beda, dan jika memungkinkan gunakan satu subwoofer agar jenis suara tertentu dalam filmnya bisa keluar secara lebih maksimal.

Jika hal ini terasa memberatkan atau ruangan yang digunakan tidak cukup besar untuk diisi dengan 5 speaker, maka #AnakEvents bisa menggunakan speaker jenis 5.1 surround speaker yang banyak dijual di toko-toko.

3. Tentukan Posisi Kursi

Dalam menonton bioskop, ada posisi-posisi tertentu yang secara ilmiah dibuktikan sebagai posisi duduk terbaik. Tentunya untuk membuat bioskop rumah pribadi, #AnakEvents tidak perlu menyesuaikan dengan apa yang ada di bioskop. Tapi, ada tips sederhana yang bisa dipraktekkan untuk mendapat sensasi menonton yang lebih maksimal.

Tips ini berhubungan dengan besar layar yang dipakai. Jika #AnakEvents memakai layar atau televisi sebesar 50 inci, usahakan jarak menonton antara 1 hingga 3 meter di depan layar. Untuk layar sebesar 60 inci, usahakan jarak menonton antara 2,2 meter hingga 3,8 meter dari layar. Sedangkan untuk layar sebesar 70 inci, usahakan jarak menonton antara 2,6 meter hingga 4,4 meter dari layar. Dan juga kursi yang digunakan empuk dan nyaman yaa.

4. Atur Pencahayaan dan Kebisingan

Hal ini bisa dibilang paling mudah untuk dilakukan. Demi mendapat sensasi seperti bioskop, lampu ruangan yang digunakan menonton bisa dimatikan, atau gunakan lampu redup sesuai kebutuhan.

Selain itu perlu juga diperhatikan mengenai tingkat kebisingan. Jika #AnakEvents tidak ingin terganggu dengan kebisingan dari luar, usahakan suara-suara dari luar ruangan tidak masuk ke ruangan tempat nonton.

5. Ciptakan Atmosfer Bioskop

Bagi beberapa penggemar film yang benar-benar ingin menciptakan bioskop pribadi yang berkesan, bisa ditambahkan detail-detail khusus, seperti poster-poster film favorit di depan ruangan nonton. Ciptakan aroma pop corn di ruang nonton #AnakEvents, baik dengan cara membeli, membuat, atau menggunakan aroma terapi berbau pop corn.

You might also like More from author

Comments

Loading...