Tempat Terseram di Semarang Selain Lawangsewu!

Lawang Sewu adalah bangunan yang sudah menjadi trademark dari kota Semarang. Setuju? Gedung yang memiliki kurang dari 1.000 pintu ini terkenal karena menjadi lokasi wisata horor bagi warga lokal maupun turis. Apakah kamu salah satu orang yang pernah mendatangi Lawang Sewu? Nah, kalau ke Semarang, ternyata gak hanya Lawang Sewu yang seram. Kita punya beberapa lokasi yang gak kalah seram dengan Lawang Sewu di Semarang! Cek this out!

Gedung Nederlandsch Indische Gas Maatschappij

Ada di kawasan jalan Sleko, gedung ini adalah bekas pabrik gas zaman Belanda. Gedung ini sudah ditinggali sejak pasca-kemerdekaan. Penjaga gedung sering mendengar suara orang bercanda sambil bekerja sekaligus langkah kaki. Padahal gedung ini kosong dan sudah tidak produksi lagi.

Gedung Setan

Dulu gedung ini adalah lokasi perkumpulan pada masa penjajahan Belanda. Namun, masa pasca- kemerdekaan Indonesia, gedung ini justru jadi Kantor Kejaksaan Negeri Semarang. Sejak menjadi perkantoran, gedung ini masih menyimpan banyak misteri. Contohnya adalah mesin tik yang bekerja sendiri pada malam hari saat pegawai kejaksaan telah pulang. Wih! Serem Abis yaa #AnakEvents!

Setelah itu pada 1976, gedung tersebut diruntuhkan dan dibangun rumah toko dan pemukiman penduduk warga Pindrikan Lor. Lokasi ini dekat dengan Stasiun Poncol di perempatan Pendrian (sekarang jalan Imam Bonjol) dengan Karangtengah (jalan Kapten Tendean). Meski gedung sudah hilang, tapi beberapa bagian masih memiliki aura angker. Terdapat hantu yang sering mengajak anak-anak menuju salah satu sisi gedung untuk ‘bermain’ hingga hilang berhari-hari.

SMA Negeri 1 Semarang

Sekolah ini sebelumnya menjadi berbagai lokasi serba guna saat zaman penjajahan. Pada 1933-1942, gedung tersebut adalah sekolah Hogere Burger School milik Belanda. Kemudian, pada 1942-1945 menjadi asrama sekolah militer Jepang sebelum diambil alih lagi oleh Belanda. Nah, alhasil, lokasi-lokasi ini menjadi angker karena sempat jadi rumah sakit pemerintah tentara.

Sering terlihat roh yang berkumpul di aula besar sekolah dengan kondisi mengenaskan. Kemudian, sering terlihat tentara yang berbaris dengan noni-noni Belanda bergaun mewah.

Gedung Serba Guna Marabunta

Dulu, gedung ini adalah lokasi pertunjukkan drama dan sandiwara pada zaman penjajahan Belanda. Namun, setelah Indonesia merdeka, gedung ini sering jadi lokasi resepsi atau acara khusus. Namun, gedung ini memiliki rekam jejak yang bikin merinding. Warga menyebut sering ada sosok wanita Belanda yang menari-nari di dalam gedung seperti sedang dalam pentas.

Rumah Abraham Fletterman

Melalui pertigaan jalan Veteran dan Kyai Saleh, kamu pasti bisa melihat sebuah gedung peninggalan Belanda yang bernama Rumah Abraham Fletterman. Gedung ini sudah lama tidak ditinggal siapapun. Bahkan, terakhir kali, gedung ini adalah lokasi syuting film horor lawas milik Alm. Suzana.

Walaupun bangunan ini sudah diperbaiki, di tempat tersebut sering terjadi penampakan. Yang paling sering adalah sosok wanita berambut panjang yang mondar-mandiri di halaman rumah.

Tanjakan Gombel

Jalanan satu ini adalah salah satu jalur untuk menuju Semarang dari arah selatan. Tanjakan Gombel juga menawarkan pemandangan indah karena menghadap laut utara sekaligus landscape Kota Semarang. Namun, jalanan ini juga dikenal sering memakan banyak korban. Dari namanya, kata ‘Gombel’ diambil dari penunggu dari bukit dekat tanjakan, Wewe Gombel. Makhluk halus ini yang dipercaya selalu mengganggu perjalanan para pengemudi di jalur tersebut.

Gereja Gedangan

Lebih dikenal dengan Gereja Santo Yusuf Gedangan, gereja megah ini ternyata punya cerita angker. Gereja ini memiliki ciri khas warna tembok merah alami dan ternyata pernah roboh dan memakan korban jiwa. Gereja satu ini seringkali mengeluarkan aura kurang nyaman. Selain itu, warga sekitar juga sering melihat penampakan pastor bule yang berjalan mengelilingi gereja pada malam hari. Selain itu, kadang lonceng bisa berbunyi sendiri lho #AnakEvents!

Nah, walaupun terkenal dengan keseramannya, kawasan-kawasan ini pada akhirnya jadi tujuan wisata lainnya di Semarang. Mana yang menurutmu paling menarik?

You might also like More from author

Comments

Loading...