Fakta Menarik Dibalik Slogan Sneakers Terbaik!

Produk sneakers, bisa dikatakan, jadi salah satu yang paling kreatif dalam pemilihan slogan. Banyak slogan keren sneakers yang akrab di telinga orang. Akan tetapi, tau enggak asal-usul dan makna dari slogan tersebut? Biar enggak penasaran, Kita udah merangkum slogan-slogan ikonis beserta rahasia di baliknya yang dipakai beberapa brand sneakers terbaik nih. Cekidot!

Vans “Off the Wall”

Mungkin banyak kalangan yang suka memakai Vans sebagai sneakers andalannya, tapi enggak tau sama arti dari slogan “Off the Wall” yang menghiasi iklan-iklan brand sneakers terbaik asal Amerika Serikat ini. Well, sebenarnya itu bukan salah kamu, sih. Pasalnya sejak berdiri pada tahun 1966, Vans memang enggak pernah menjelaskan apa arti slogan yang mereka gunakan.

Setelah penantian selama 51 tahun, Vans pada akhirnya menjelaskan semuanya. Menurut Doug Palladini Global Brand President Vans menjelaskan kalau slogan “Off the Wall” udah mengalami perluasan makna. Menurutnya, “Off the Wall adalah prinsip dasar Vans yang ditujukan buat kawula muda untuk berpikir berbeda, kreatif, dan percaya diri. Bagi Palladini sendiri, brand Vans enggak mau lagi dikenal hanya sebagai brand skateboard, melainkan brand yang jauh lebih luas dan mencakup semua kalangan. Sebelum mengalami perluasan makna, “Off the Wall” berarti menghempaskan papan skate dari tembok, yang jadi salah satu manuver yang sering dilakukan para skater.

Nike “Just Do It”

Slogan Nike ini memang jadi salah satu slogan paling ikonis dan legendaris. Siapa yang nyangka sebelumnya, kalau “Just Do It” ternyata terinspirasi dari kata terakhir yang diucapkan oleh terpidana mati yang mau dieksekusi. Slogan ini diciptakan oleh Dan Wieden setelah dengar kata terakhir “Let’s do it” dari terpidana mati kasus pembunuhan bernama Gary Gilmore.

Enggak cuma asal-usulnya aja yang mengejutkan, ternyata slogan “Just Do It” menjadi jimat keberuntungan bagi pabrikan peralatan olahraga asal kota Oregon, Amerika Serikat, ini. Sebelum slogan legendaris ini ditemukan, Nike mengalami kejatuhan dan hampir menutup bisnisnya. Semuanya berubah saat Wieden menemukan slogan ini pada tahun 1988. Awalnya, ide Wieden sempat mendapat keraguan oleh CEO Nike, Phil Knight. Nyatanya, keraguan itu berbuah manis setelah kampanye pemasaran Nike dengan slogan “Just Do It” terbukti sukses dan diterima masyarakat. Sejak pertama kali diperkenalkan di tahun 1988 hingga tahun 1998, Nike menjadi penguasa pasar sneakers dan alat olahraga di regional Amerika Utara dengan persentase 43% pasar.

Adidas “Impossible is Nothing”

Beda sama Vans dan Nike yang belum pernah menggunakan slogan lain, Adidas tercatat udah beberapa kali mengganti slogannya. Saat ini, Adidas menggunakan slogan “Here to Create”. Beberapa tahun sebelumnya Adidas menggunakan slogan “Adidas is All In”. Slogan-slogan ini memang terdengar keren dan sesuai menggambarkan kinerja Adidas saat ini. Tapi enggak ada slogan yang lebih ikonis dan legendaris dibanding slogan “Impossible is Nothing.”

Slogan ini tercipta pada tahun 2004 dan dirilis bersamaan dengan kampanye pemasaran dengan judul yang sama. “Impossible is Nothing” sendiri terinspirasi dari kutipan legendaris legenda tinju Muhammad Ali. Dia sendiri menjadi bintang utama dari kampanye tersebut bersama dengan atlet-atlet terkenal lainnya, seperti David Beckham, Tracy McGrady, Ian Thorpe, Laila Ali, dan Zinedine Zidane. Menurut Adidas, slogan “Impossible is Nothing” merupakan filosofi yang dianut oleh brand asal Jerman ini. Slogan ini juga mewakili semangat para atlet yang berusaha untuk melangkah lebih jauh, membuat terobosan baru, dan melampaui batas diri.

Converse “Shoes Are boring. Wear sneakers”

Sama dengan Adidas, Converse juga menjadi brand sneakers yang beberapa kali mengubah slogannya. Pada tahun 2014, Converse meluncurkan slogan “Shoes are boring. Wear sneakers” menggantikan slogan lama “Shoes keep it clean. Sneakers get dirty”. Aslinya, Converse menggunakan slogan “Converse for comfort”, yang mulai ketinggalan zaman dengan munculnya teknologi sepatu yang lebih nyaman dibanding Converse.

Mengikuti perkembangan zaman, Converse menggunakan slogan baru “Shoes are boring. Wear sneakers” untuk membedakan dirinya dari merek sepatu lainnya. Slogan ini diluncurkan bersama dengan kampanye pemasaran lewat video yang dirilis pada tahun 2013. Dalam video itu, Converse memperlihatkan perbedaan orang yang memakai sepatu dan sneakers. Sepatu digambarkan sebagai pilihan alas kaki buat orang yang serius, sedangkan sneakers buat kawula muda yang kreatif dan suka berpetualang. Hal ini menunjukkan kalau Converse menyatakan diri kalau mereka adalah brand sneakers yang anak muda banget.

League “Lead the Way”

Kata siapa brand lokal enggak punya taji? Buktinya League hadir sebagai salah satu brand sneakers yang patut diperhitungkan. Berbeda dari kebanyakan brand lokal lainnya, League terlihat lebih berani untuk menunjukkan diri kalau mereka memang beda, dan tentunya lebih maju dari yang lain. Hal itu ditunjukkan dalam slogan yang digunakan oleh League, “Lead the Way”. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari League terkait slogan tersebut, bisa diperkirakan “Lead the Way” berarti besar bagi brand ini sendiri. “Lead the Way” bagi League berarti brand olahraga ini punya impian untuk jadi yang terdepan.

 

Nah gimana #AnakEvents? Sekarang kamu udah tau kan arti slogan dari brand brand sneakers terkenal. Atau brand sneakers kamu belum ada di daftar ini? bisa loh ditambahin didalam kolom komentar 🙂

You might also like More from author

Comments

Loading...