9 Inspirasi Mix & Match dari Mens Fashion Week 2017

Setelah sukses menggelar rangkaian acara selama empat hari di bulan lalu (25-29 September), gelaran pekan mode Men’s Fashion Week (PIMFW) 2017 yang mengusung tema “Sneakers Culture” ditutup dengan kolaborasi antara perancang busana lokal dan merek sneakers ternama mancanegara.

PIMFW 2017 sendiri bertujuan menjadi wadah bagi industri mode serta perancang busana lokal untuk nunjukkin kreativitasnya. Tema “Sneakers Culture” sendiri bermaksud untuk mensejajarkan garapan busana khas tanah air dengan merek-merek global. Enggak cuma itu, gelaran PIMFW tentunya juga berfungsi untuk menjadi wadah bagi para cowok kekinian untuk menemukan inspirasi berbusana sesuai dengan selera.

Seperti yang diprediksi sebelumnya, PIMFW 2017 ramai dengan pengunjung yang mayoritas berasal dari kalangan pemerhati tren busana. Wajar aja sih, soalnya mereka yang datang pastinya penasaran bagaimana kolaborasi serasi antara perancang busana lokal dan merek sneakers kenamaan, seperti Nike, Adidas, Onitsuka Tiger, Converse, Puma, Reebok, dan New Balance.

Buat kamu yang enggak sempat hadir pada hari terakhir PIMFW 2017, yuk simak kolaborasi-kolaborasi serasi nan kece antara perancang busana lokal dan merek sneakers ternama dibawah ini #AnakEvents!

1. Austere x Adidas

Melalui kolaborasi dan inovasi, Adidas terus berevolusi untuk menyediakan ragam produk yang terus mendobrak definisi mode terkini. Serasi dengan prinsipnya, dalam gelaran PIMFW 2017 Adidas berkolaborasi dengan Austere, sebuah koleksi busana yang dirancang oleh Tri Handoko. Dalam kolaborasinya bersama Austere, Adidas menampilkan tiga koleksi sneakers terbarunya, yaitu Adidas EQT, Tennis Hu = Stan Smith, dan Tubular yang telah rilis pada bulan September.

Sedangkan, Austere menyuguhkan potongan berstuktur dengan siluet modern dan klasik. Teknik bordir berbentuk huruf kanji dipilih untuk menjadi detil tersembunyi yang terletak di beberapa bagian. Perpaduan motif camo pada bahan-bahan nyaman seperti katun dan linen memberikan kesan “strong” pada permukaan warna-warna natural seperti coklat, hijau, biru muda, abu dan putih.

2. IKAT Indonesia x Nike

Rancangan busana karya desainer Didiet Maulana, IKAT Indonesia, berkolaborasi dengan Nike menampilkan koleksi busana bertajuk “Lurikat”.. Lewat kain tenun dan lurik, IKAT mencoba menuangkan ide tersebut ke dalam tutur urban dalam tampilan modern. Koleksi “Lurikat” sendiri terinspirasi dari lagu “Autumn Leaves” karya Chet Baker, wangi tembakau, serta film Allied (2016) besutan sutradara Robert Zemeckis.

“LURIKAT” menggunakan material bahan Lurik dan IKAT dengan mengambil siluet dari tahun 1930 dan 1940-an. Koleksi yang akan diperlihatkan lebih dari 20 siluet tersebut membawa beberapa detail dan produk busana yang marak dipergunakan kaum pria pada masa tersebut. Contohnya seperti double breasted suit, pajamas suit, celana berpotongan lebar, potongan bahu yang kokoh, dan juga detail seperti saputangan saku (pocket square), serta model kerah rebah dan kerah tunggal. Tentunya, koleksi IKAT Indonesia bakal cocok banget buat kamu yang suka dengan gaya penampilan retro.

3. Wong Hang Tailor x Nike X Rama Dauhan

Nike kembali berkolaborasi dengan desainer lokal. Kali ini Wong Hang Tailor dan Rama Dauhan membawa konsep “Men with Style” yang modern, casual namun tetap edgy. Kolaborasi ini juga termasuk yang pertama bagi Wong Hang untuk menampilkan koleksi yang fun dan youthful dengan styling yang dilakukan Rama Dauhan. Jas dan kemeja akan dimainkan dengan gaya unik, mengadopsi gaya busana streetwear anak muda kekinian.

Rama Dauhan dan Wong Hang menyiapkan seluruh koleksi fashion show dalam waktu 2 minggu dengan jumlah total sekitar 44 potong pakaian, termasuk jas, kemeja lengan panjang, celana panjang atau pendek, dan rompi. Koleksi ini juga menggabungkan konsep sporty dari beberapa koleksi pakaian Nike seperti sweater, jogger olahraga dan topi.

4. AMOTSYAMSYURIMUDA – Puma

PUMA sebagai salah satu merek olahraga global selalu berkomitmen dalam mengembangkan inovasi. Makanya pada ajang PIMFW 2017, Puma berkolaborasi dengan perancang busana Amot Syamsyuri dengan lini busana AMOTSYAMSYURIMUDA untuk memperkenalkan koleksi sneakers terbarunya, Puma Tsugi Blaze dan Mostro.

TSUGI Blaze merupakan salah satu terobosan PUMA pada koleksi klasik Blaze of Glory yang diubah menjadi menjadi sebuah koleksi yang lebih modern. Dalam bahasa Jepang, TSUGI yang diartikan “terobosan” memiliki IGNITE FOAM yang memberikan kenyamanan ekstra dengan material rajut di bagian atas serta tali B.O.G yang ikonik. Begitu juga Puma Mostro, yang jadi leburan dari desain inovatif dengan tampilan yang clean sekaligus sleek.

Hal ini pun serasi dengan gaya Amot Syamsyuri yang mampu mempresentasikan jiwa utiliter berbasis sportwear yang dibawa Puma. Tampilan street namun tetap maskulin menjadi kunci dari kolaborasi yang ditujukan khusus untuk para cowok modern yang penuh percaya diri.

5. ESMOD Jakarta x New Balance

Enggak cuma perancang busana dan desainer kenamaan Indonesia yang meramaikan PIMFW 2017, sekolah desain busana ESMOD Jakarta juga ikut berpartisipasi dan berkolaborasi dengan New Balance. ESMOD Jakarta ngeboyong 18 siluet hasil kolaborasi 13 koleksi dari 13 designer ESMOD Jakarta yang terinspirasi dari berbagai hal seperti matematika, satanisme, isyarat, Jepang dan lain-lain. Mengusung tema besar “We Are Emerging Designer”, ESMOD Jakarta menunjukkan keunikan masing-masing desainernya yang terjun di bidang Menswear.

6. pop.u x Onitsuka Tiger

Dalam ajang PIMFW 2017, sejumlah desainer yang tergabung dalam pop.u menampilkan koleksi busana cowok bertajuk “Day to Night”. Siluet yang dibawa kali ini menggabungkan konsep gaya hidup modern dan budaya pop yang jadi visi pop.u dalam mengadopsi desain. Dalam mewujudkan visi ini, pop.u menghadirkan produk busana berkualitas yang unik namun simple juga enggak lupa memasukkan budaya dan tradisi indonesia yang kaya dengan desain yang dinamis, segar, dan kontemporer.

Tema “Day to Night” sendiri berarti inspirasi siluet yang menawarkan pandangan yang berbeda saat berpakaian saat siang dan malam hari. Nah, kali ini pop.u bersama Onitsuka Tiger berupaya meleburkan perbedaan ini menjadi satu. Makanya, siluet yang digunakan terilhami dari unsur “tengah malam di siang hari” untuk menciptakan pakaian formal informal yang cocok digunakan di kedua waktu tersebut.

7. Allthethingsivedone x Converse

Converse juga turut meramaikan PIMFW 2017 dengan kolaborasinya bersama duet desainer Dewi Asthari dan Alek Kowalski dalam Allthethingsivedone. Mereka membawa koleksi dengan tema “MANIFESTO” yang berarti semangat dan keyakinan yang telah 10 tahun dibawa oleh Allthethingsivedone. Koleksi ini juga akan menitikberatkan pada unsur kebebasan dan obsesi pada siluet yang casual namun tetap edgy. Tentunya prinsip ini sangat cocok jika dipadukan dengan sneakers Converse yang seringkali dianggap sebagai lambang kebebasan generasi muda.

8. no’om | no’mi x Badass Monkey

no’om | no’mi kembali menghadirkan koleksi terbarunya (2017/2018) bertema “Smooth Criminal”. Koleksi yang berkolaborasi dengan butik sneakers premium, Badass Monkey, menampilkan label pakaian jadi pria (no’om) dan wanita (no’mi), siluet street style era 80-an yang erat dengan sentuhan modern, powerful, dan nostalgic. Koleksi rancangan desainer Soetjipto Hoeijaja ini di presentasikan dengan siluet warna hitam, putih, dan biru. Tampilan eksentrik juga bisa dilihat pada tambahan aksesoris dari material batu alam yang dibuat dalam bentuk kalung dan ikat pinggang.

9. Danjyo Hiyoji x Reebok

Ajang PIMFW 2017 dijadikan momen bagi perancang busana Danjyo Hiyoji untuk memperkenalkan koleksi busana cowok terbarunya yang bertajuk BOYS. Danjyo Hiyoji berkolaborasi dengan Reebok untuk menampilkan sebuah siluet yang terinspirasi dari kalangan cowok modern yang berperan aktif dalam dunia mode. Danjyo Hiyoji’s BOYS adalah koleksi siap pakai, yang enggak hanya memanjakan penggemar mode, tapi juga menjangkau cowok-cowok yang ingin tampil gaya dalam situasi apa pun, baik di kantor, acara fashion atau di jalanan sekalipun.

***

Plaza Indonesia Men’s Fashion Week 2017 memang telah berakhir. Tapi kalo kamu masih penasaran sama hasil buah tangan perancang busana lokal yang kece abis, kamu masih bisa kok, datang ke acara yang sama tahun depan. Nah, menurut kamu sendiri, mana di antara kesembilan koleksi busana cowok di atas yang paling cocok sama gaya berpakaian kamu nih #AnakEvents?

You might also like More from author

Comments

Loading...