5 Film Bikinan Fans Yang Kualitasnya Ga Kalah Sama Film Aslinya

Di mana-mana, orang-orang yang mengidolakan sesuatu bisa aja melakukan sesuatu yang enggak disangka-sangka. Lazimnya sih, mereka ngumpulin foto sang idola, ngelontarin komentar di media sosial sang idola, berdandan layaknya sang idola, sampai nyambangin lokasi syutingnya sang idola. Namun, ada juga penggemar yang memilih buat menyalurkan kreativitasnya dengan cara bikin fanfiction.

Fanfiction sendiri ada banyak wujudnya, salah satunya adalah film fanmade. Karena yang bikin adalah penggemar, tentu bujetnya enggak fantastis kayak film-film keluaran Hollywood. Namun, ada juga, loh, film-film bikinan fans berkualitas yang patut diperhitungkan. Soalnya, penggemar cenderung punya idealisme yang enggak bisa digoyahkan dengan pesan-pesan sponsor. Lihat aja bukti cinta para penggemar lewat karya-karya film di bawah ini!

Born of Hope: The Ring of Barahir (2009)

Sutradara: Kate Madison | Produser: Kate Madison

Kita harus kasih tepuk tangan meriah buat Kate Madison karena kegigihannya dalam membuat dan memproduksi Born of Hope. Alasan yang mendasari dia enggak lain adalah kecintaannya pada dunia rekaan J.R.R. Tolkien. Born of Hope berkisah tentang Arathorn, ayah dari Aragorn. Seperti yang udah kita ketahui, Aragorn punya andil besar dalam penghancuran cincin Sauron.

Seperti film-film buatan fans lainnya, film ini juga enggak ditujukan buat alasan komersial. Namun, Madison rela ngerahin segala sumber daya yang dia miliki, mulai dari tenaga, pikiran, hingga uang, buat bikin film ini. Biaya produksi film ini sendiri berkisar 25.000 pound (sekitar Rp463 juta). Dari jumlah itu, 8.000 pound (sekitar Rp148 juta) berasal dari tabungan pribadi Madison. Benar-benar tinggi dedikasinya yaa #AnakEvents!

Deadpool: A Typical Tuesday (2012)

Sutradara: Keith Brooks | Produser: Anthony Machie

Deadpool menjadi pahlawan paling unik dalam semesta Marvel. Soalnya, dia punya gaya yang santai, sering bersikap seenaknya, dan ada kalanya enggak terlihat heroik. Deadpool bukan pahlawan yang bakal benci banget kalau lihat kejahatan. Dia sering kali ngelakuin “kenakalan-kenakalan kecil”.

Nah, kalau kamu mau puas-puasin diri ngelihat tingkah gila Deadpool, kamu harus banget nonton fanfilm berjudul Deadpool: A Typical Tuesday ini. Filmnya sederhana, tapi bukan berarti superjelek. Justru, film ini cukup bagus dan menghibur. Kamu bisa tebak biaya yang dihabiskan buat bikin film ini? Cuma 500 dolar Amerika alias sekitar Rp6,6 juta! Syutingnya pun dilakukan di studio pinjaman dan hanya berlangsung selama dua hari loh #AnakEvents!

Venom: Truth in Journalism (2013)

Sutradara: Joe Lynch | Produser: Adi Shankar

Sosok Venom ini unik. Dia bisa dibilang penjahat, bisa juga enggak. Mungkin lebih cocok kalau dia disebut sebagai antihero. Awalnya, Venom adalah seorang jurnalis bernama Eddie Brock yang putus asa karena salah menuduh seseorang sebagai pembunuh berantai. Ngerasa malu, dia bertemu dengan alien bernama Symbiote dan mereka berdua bersatu lalu menjadi monster yang mengerikan. Setelah memisahkan diri dari Symbiote, dia jadi enggak jahat-jahat amat, bahkan sering membantu menumpas penjahat.

Berangkat dari kisah itu, Adi Shankar membuat sebuah film fanmade dengan judul Venom: Truth in Journalism. Film ini berkisah tentang Eddie Brock dan pengalamannya semasa menjadi jurnalis. Suasana film ini agak retro dengan penggunaan warna hitam-putih.

Darth-Maul: Apprentice (2016)

Sutradara: Shawn Bu | Produser: Shawn Bu

Buat para penggemar Star Wars, apa yang kamu lakukan untuk membuktikan kecintaan kamu? Mengumpulkan action figure Star Wars? Nonton pakai jubah Jedi? Sesungguhnya, ada penggemar yang membuktikan kecintaan mereka dengan lebih gila, yakni dengan membuat fanfilm yang keren dan canggih abis.

Film ini enggak cuma punya efek yang bagus. Tokoh-tokohnya pun berperan dengan maksimal dan menggunakan wardrobe alias busana yang enggak kalah keren daripada waralaba Star Wars original.

Mirip dengan Voldemort: Origins of the Heir, film ini juga menceritakan sisi salah seorang penjahat. Yap, dialah Darth Maul, makhluk berspesies Zabrak yang cenderung arogan. Nah, sifatnya ini makin menjadi-jadi sehingga dia pun dipotong jadi dua dalam duel dengan Obi Wan Kenobi. Kalau ngerasa kagum sekaligus takut sama Sith Lord yang satu ini, #AnakEvents dijamin betah banget nontonnya!

Voldemort: Origins of The Heir (2017)

Sutradara: Gianmaria Pezzato | Produser: Stefano Prestia

Untuk sebuah fanfilm, Voldemort: Origin of the Heir benar-benar dibikin dengan niat dan punya kualitas efek yang bagus. Dengan mengambil sudut pandang yang unik dari cerita Harry Potter, film ini enggak memusatkan cerita pada anak lelaki yang enggak mati-mati alias Harry Potter. Yap, film ini mengisahkan Voldemort, tentang bagaimana proses yang dia lewatin sampai jadi Pangeran Kegelapan.

Barangkali, kekurangan dari fanfilm ini adalah penggunaan bahasa Italia. Soalnya, Harry Potter dan teman-temannya identik dengan Inggris dan bahasa Inggris yang aksennya kental. Namun, hal itu jadi enggak signifikan karena tertutupi oleh ide cerita, adegan dalam filmnya, maupun sinematografi yang begitu rapi.

Sebagaimana karya fans pada umumnya, film ini sempat mengalami masalah mengenai hak cipta. Namun, Warner Bros. Selaku rumah produksi waralaba Harry Potter udah ngasih restu bagi Gianmaria Pezzato dan Stefano Prestia buat memproduksi film ini asalkan enggak mengomersialkannya. Makanya, pada saat pembuatan film, mereka ngumpulin dana, salah satunya melalui metode crowdfunding.

Film-film ini nunjukin bahwa dalam membuat sebuah karya bagus, kamu enggak perlu harus punya modal besar. Selama kamu punya idealisme dan kreativitas, ditambah niat serta tekad yang keras, karya-karya kamu juga bisa bikin dunia tercengang. Nah, di antara film-film bikinan penggemar di atas, mana yang paling bisa bikin #AnakEvents terkagum-kagum?

You might also like More from author

Comments

Loading...